Aset Penerbit

angle-left Semua Yang Perlu Diketahui Tentang Lantai Kayu

Semua Yang Perlu Diketahui Tentang Lantai Kayu


Konstruksi  |  13 Agu 20 15:41:00

Suasana rumah yang adem, teduh, dan nyaman, tentu menjadi idaman semua orang. Terlebih jika keseharian dipenuhi dengan aneka kesibukan dan hiruk-pikuk kota. Betapa menyenangkan ketika tiba di rumah disambut oleh rindangnya tanaman dan aroma kayu yang menenangkan. Sayangnya tak semua orang berkesempatan memiliki rumah dengan lahan yang cukup luas untuk bertanam, apalagi di kota besar dengan harga tanah per meter yang cukup membuat sakit hati. Di sinilah lantai kayu dapat menjadi pengganti elemen alam di dalam rumah. 

 

Penggunaan kayu untuk lantai sudah banyak dilakukan. Bahkan dapat dikatakan sebagai salah satu jenis lantai favorit, baik di gedung-gedung hunian dalam aneka ukuran, maupun gedung-gedung komersial. Ada sejumlah nilai lebih lantai kayu dibandingkan lantai jenis lainnya.

 

Nilai Estetika

Corak alami kayu merupakan keindahan tersendiri. Apalagi jika kita memang menyukai suasana alam. Coraknya yang kaya, membuat kita leluasa memilih sesuai selera dan kesan yang ingin ditonjolkan. Misalnya corak garis tipis dengan warna terang memunculkan kesan segar. Corak tegas memberikan kesan dinamis. Atau corak yang lembut menampilkan kesan romantis.

 

Meski memberikan kesan tertentu, namun corak kayu pada masing-masing lembarnya memiliki kekhasan. Unik, karena tak betul-betul seragam.

 

Dukungan Kesehatan

Pernah dengar istilah VOC? Bukan VOC kompeni kolonial, tapi Volatile Organic Compounds. VOC merupakan salah satu senyawa organik yang bersifat karsinogenik yang dapat membahayakan kesehatan. Tekanan uap pada VOC sangat tinggi, bahkan dengan mudah dapat menguap pada suhu ruang. Nah, karakteristik kayu yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan suhu ruang, membawa ruangan jauh-jauh dari dampak VOC.

 

Ada Kehangatan dalam Rumah Berlantai Kayu

Ya, karakteristik kayu selain mampu beradaptasi dengan suhu, juga mampu menyimpan panas saat siang hari. Panas tersebut lantas disimpan sepanjang hari dan menjadikan suasana malam pun tetap hangat. Cocok untuk yang berjiwa romantis. Atau yang tidak kuat dingin.

 

Nilai Ekonomis

Sejauh ini, penggunaan lantai kayu dalam bangunan memberikan nilai lebih. Lantai kayu yang terawat dengan baik, meningkatkan nilai jual. So, penggunaan elemen kayu untuk lantai ini dapat menjadi investasi jangka panjang. Dengan catatan, tetap tampil dengan baik saat properti akan dipindahtangankan.

 

Nah, bagaimana perawatan si lantai kayu agar tetap prima sepanjang waktu? Ini dia do dan don’t dalam perawatan lantai kayu.

 

DO

DON’T

Membersihkan lantai dengan bahan pembersih alami seperti jeruk nipis, lemon, dan baking soda.

Membersihkan lantai dengan cairan kimia

Mengepel lantai dengan cepat; terlalu lama terkena air membuat lantai cepat keropos.

Membiarkan genangan air dilantai kayu.

Memindahkan perabot di atas lantai kayu dengan hati-hati.

Menyeret aneka perabot dalam rumah di atas lantai kayu.

Memberikan jarak antara perabot dengan lantai kayu agar tak meninggalkan jejak.

Meletakkan barang dan perabotan rumah begitu sajadi atas permukaan lantai kayu.

Jika kayu terlihat sudah mulai pudar, lakukan segera coating ulang.

Menunda-nunda pelapisan ulang lantai kayu.

 

Bicara tentang lantai kayu, banyak yang belum bisa membedakan antara lantai kayu dan lantai parket. Memang, sama-sama berbahan kayu, namun ada perbedaan. Lantai kayu berupa kepingan utuh kayu. Pemasangannya dengan menggunakan skrup. Sedangkan lantai parket sudah didesain dengan pola yang saling mengunci satu sama lain. Untuk memperkuat ditambahkan paku tembak.

 

Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Lantai kayu dapat dengan mudah ditemukan di toko-toko bangunan. Materialnya lebih tebal dan tahan lama. Pemasangannya pun relatif lebih mudah. Dengan kelebihannya tersebut, dari sisi harga lantai kayu lebih mahal dibandingkan parket.

 

Mau pilih kayu atau parket untuk lantai nuansa alami di rumah? Tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan dan isi dompet.