Asset Publisher

angle-left 10 Tipe Keramik untuk Digunakan di Rumah

10 Tipe Keramik untuk Digunakan di Rumah


Finishing  |  03 September 2020

Saat bersiap membangun atau merenovasi rumah, desain awal sudah ditentukan, termasuk pemilihan material. Salah satunya keramik.

 

Keramik masih menjadi pilihan utama dan terbanyak dalam pemilihan material untuk lantai. Baik di gedung perkantoran, niaga, maupun perumahan. Lantai kayu belakangan hari telah menjadi tren tersendiri. Namun mengingat harga dan rumitnya perawatan, menjadikan keramik tetap sebagai pilihan utama. Bukan hanya untuk lantai, keramik juga menjadi penghias dinding sekaligus menjaga dinding dari kelembaban.

 

Berdasarkan desain dan jenisnya, berikut model keramik yang dapat dipilih:

  1. Keramik lantai. Keramik lantai didesain dengan tekstur yang lebih kokoh dan kasar. Kokoh, karena lantai akan mendapatkan beban di atasnya. Keramik lantai harus tahan terhadap pijakan dan tak gampang pecah saat dibebani dengan aneka furnitur dan barang-barang lainnya.
  2. Keramik dinding. Berbeda dengan keramik lantai yang harus kokoh dan bertekstur, keramik lantai relatif  lebih halus. Yang lebih diutamakan penampakannya yang menarik.
  3. Keramik kamar mandi. Untuk kamar mandi, kebutuhan keramik berbeda dengan keramik lainnya di dalam rumah. Keramik kamar mandi bersentuhan dengan air sepanjang waktu. Karenanya tekstur keramik kamar mandi lebih kasar dibandingkan keramik lantai untuk menghindari penggunanya terpeleset.
  4. Keramik minimalis. Model rumah minimalis masih terus menjadi tren dari tahun ke tahun. Pilihan keramiknya pun mengikuti. Desain keramik yang sederhana menjadi pilihan tepat untuk lantai rumah bernuansa modern
  5. Keramik berwarna gelap. Warna gelap seperti hitam atau abu tua menjadikan suasana ruangan terlihat lebih elegan. Model ini biasanya merupakan keramik teraso. Penerapannya sesuai kebutuhan, baik secara tunggal maupun untuk kombinasi demi mendapatkan efek tertentu.
  6. Keramik berwarna terang. Pemilihan warna putih adalah paling aman. Cocok untuk segala model desain rumah. Biasanya keramik putih menjadi pilihan standar pada perumahan-perumahan yang dipasarkan siap huni. Tak lantas membuat keramik putih tidak unik. Penempatan yang tepat dan atau pengombinasian dengan warna lain tetap menjadikan keramik putih atau warna terang lainnya tetap memberikan nuansa segar pada ruangan.
  7. Keramik ruang tamu. Mengapa keramik ruang tamu menjadi poin tersendiri? Karena biasanya pemilik rumah ingin memunculkan citra tersendiri untuk ruang yang digunakan menyambut orang dari luar tersebut. Keramik batu marmer dengan efek megahnya umum dijadikan pilihan. Nuansa alaminya juga memunculkan suasana ruang tamu terasa natural. Pemilihan keramik ruang tamu juga merupakan penyesuain untuk pilihan furnitur, agar tercipta keselarasan yang meninggalkan kesan positif  bagi sang tamu.
  8. Keramik teras. Seperti halnya ruang tamu, keramik teras menjadi poin tersendiri. Nuansa yang segar sekaligus hangat diharapkan dapat ditemui setiap kali memasuki area rumah. Bukan hanya bagi tamu, namun juga buat segenap penghuni rumah. Pilihan biasanya jatuh pada keramik polos atau keramik dengan motif sederhana.  
  9. Keramik polos. Warna-warna polos menyajikan nuansa tertentu yang khas. Misalnya warna putih menciptakan nuansa bersih, steril, sederhana. Biru menonjolkan kesan yang tenang dan lembut. Sedangkan hijau membawa kita pada suasana nyaman dan tenang. Begitu pun warna-warna lain memiliki kekhasannya masing-masing yang bisa dipertimbangkan sebagai pilihan demi tercapai tujuan kita menciptakan nuansa tertentu pada sebuah ruangan.
  10. Keramik motif. Keramik bermotif dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Keramik bermotif  dapat diterapkan untuk permukaan lantai atau dinding secara keseluruhan, atau sekadar variasi. Tekstur dan ketahanannya pun menyesuaikan. Keramik bermotif untuk lantai rumah, lantai kamar mandi, atau untuk dinding memiliki karakteristrik yang berbeda.

 

Selamat mempertimbangkan pilihan keramik untuk rumah yang akan Anda bangun atau renovasi.