Asset Publisher

angle-left Perkiraan Biaya Renovasi Dapur

Perkiraan Biaya Renovasi Dapur


Renovasi  |  20 Agustus 2020

Selain ruang keluarga, dapur biasanya menjadi ruang kesayangan. Bagi yang gemar memasak, dapur serupa ruang eksperimen, tempat mencurahkan berbagai kreativitas. Dapur yang diinginkan pastilah yang leluasa untuk berkarya, dengan fungsi-fungsi yang sempurna dari masing-masing perangkatnya. Ketika dirasa tak lagi memadai, kebutuhan renovasi dapur pun tak bisa ditunda.

 

Belajar dari kesalahan sebelumnya, mari kita cek, bagian mana saja yang sebelumnya terjadi kesalahan atau ketidaktepatan dalam pembangunannya.

 

Warna

Warna apa yang digunakan selama ini? Apakah cenderung ke gelap? Saat akan melakukan renovasi dapur, warna yang lebih terang dapat menjadi pilihan. Warna pastel dapat menjadi pilihan yang tepat. Tidak gelap tapi juga tak terlalu terang. Warna pastel memuncul kan rasa nyaman, baik saat memasak maupun saat menikmati hasil masakan.

 

Warna baru dapat pula diterapkan pada perabot, misalnya kabinet atau lemari penyimpanan. Tanpa perlu menganti dengan perabot baru, ada perubahan suasana dengan penggantian warna yang tepat.

 

Ventilasi dan Pencahayaan

Dengan segala ‘kesibukannya’ terkait asap, sudah sewajarnya dapur memiliki ventilasi yang baik. Selain untuk sirkulasi udara, juga memudahkan pencahayaan dengan sinar alami dari matahari. Dapur lebih terang dan hemat listrik.

 

Kalau sebelumnya ventilasi hanya berupa celah-celah terbatas, pada agenda renovasi kali ini dapat disiapkan jendela sebagai pengganti.

 

Pilih Perangkat yang Prima dan Tepat

Aktivitas dapur tak jauh dari urusan kotor-kotor. Dari ceceran bahan masakan, minyak, air bekas cucian, dan lain-lain yang mensyaratkan perangkatnya tahan panas, tak cepat rusak, tak mudah lapuk atau berkarat. Pilihan perangkat yang memadai lebih disarankan agar tak sering dilakukan perbaikan.

 

Perubahan atau penggantian perangkat tetap perlu dilakukan saat ada anggota keluarga baru yang membutuhkan perhatian ekstra. Misalnya lahirnya anak-anak, atau orang tua yang harus ekstra hati-hati terhadap perangkat tertentu. Hal-hal tersebut juga perlu dijadikan pertimbangan saat merencanakan renovasi dapur.

 

Meniadakan Pembatas Ruang

Dapur yang nyaman adalah yang kita bisa leluasa bergerak. Jika selama ini dapur memiliki sekat-sekat pembatas, sebaiknya ditiadakan. Dengan demikian dapur mungil terlihat lebih longgar dan nyaman. Jika masih membutuhkan pembatas demi kepentingan estetika, dapat dipilih sekat-sekat tak permanen yang bisa dipindahkan sesuai kebutuhan.

 

Mengoptimalkan Pemanfaatan Dinding

Kalau selama ini aneka perlengkapan masak tersimpan rapi dalam lemari, mari lirik bagian dinding mana yang masih bisa dimanfaatkan. Selain mengoptimalkan pemakaian dinding, juga dapat menjadi aksen pemanis. Misalnya dengan menambahkan keramik bermotif bunga atau buah sebagai latar rak gantung atau rak dinding.

 

Mengacu kepada Konsep Minimalis

Mengapa minimalis? Selain masih jadi tren, juga karena konsep minimalis lebih efisien. Kalaupun rumah secara keseluruhan tak berkonsep minimalis, paling tidak aturannya bisa diberlakukan di dapur mungil Anda. Misalnya dengan mengeleminasi perabot berukuran besar dan menggantinya dengan yang lebih mini. Perabot berukuran besar hanya akan menjadikan dapur terlihat sesak. Dekorasi juga tak perlu berlebihan. Pertahankan yang sekiranya masih memberi jiwa pada dapur Anda.

 

Dengan gambaran di atas, kira-kira berapa biaya yang untuk melakukan renovasi dapur? Jika dibuat perkiraannya, maka cara renovasi dapur biaya murah di bawah Rp 5 juta memiliki rincian sebagai berikut:

 

  • Cat tembok dan kabinet: Rp 400 ribu
  • Keramik dinding: Rp 200 ribu
  • Rak dinding atau rak gantung: Rp 300 ribu
  • Pembatas ruang nonpermanen: Rp 400 ribu
  • Bingkai jendela dan biaya pasang: Rp 1,2 juta

 

Total: Rp 2,5 juta

 

Bagaimana kira-kira, masih masuk budget untuk melakukan renovasi dapur tahun ini?