Asset Publisher

angle-left Step-by-step Membangun Custom Home

Step-by-step Membangun Custom Home


Panduan  |  03 September 2020

Saat ini berbagai jenis dan tipe rumah ditawarkan oleh banyak developer. Tanpa perlu repot mengurus pembiayaan secara detail, berhubungan dengan pihak ketiga, maupun proses hukum. Namun pada sisi lain, ada keinginan untuk membangun rumah sesuai selera pribadi.  Rumah yang mengikuti karakter masing-masing anggota keluarga, di lokasi idaman.

 

Sebetulnya membangun custom home sangat mungkin dilakukan. Dibutuhkan kejelian dan kehati-hatian ekstra untuk persiapannya. Berikut beberapa langkah yang perlu dilakukan agar rumah yang diangankan dapat terwujud.

 

Mencari lokasi yang tepat

Kata ‘tepat’merujuk pada kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan, misalnya dekat dengan aneka infrastruktur seperti sekolah atau pasar. Bagi yang memiliki anggota keluarga berusia lanjut, pertimbangan lokasi yang berdekatan dengan fasilitas kesehatan juga menjadi penting. Kebutuhan juga terkait dengan nilai jual properti di masa yang akan datang. Sedangkan keinginanan, misalnya Anda menyukai suasana perkotaan atau sebaliknya kawasan yang lebih asri. Lebih suka rumah yang dekat dengan sungai, atau rumah yang memiliki akses mudah ke jalan raya, dan sebagainya.

 

Menyiapkan dana utama dan dana cadangan

Para ahli properti dan keuangan menyebutkan, paling tidak kita harus menyiapkan dana cadangan sebesar 10% dari nilai total dana yang dianggarkan untuk membangun rumah. Lebih besar akan lebih baik. Pada prosesnya, sangat mungkin terjadi kenaikan nilai material atau biaya lain-lain, sehingga terjadi pembengkakan biaya. Jika pendanaan terbatas, disarankan untuk membuat konsep’rumah tumbuh’ dengan proses pembangunan yang bertahap. 

 

Gali pengetahuan tentang arsitektur dan bahan bangunan

Di masa kini, banyak sekali model rumah atau gaya arsitektur yang dapat kita temukan. Baik di media cetak maupun media online. Dengan banyaknya referensi akan membantu menemukan pilihan, apakah dengan mencontek sama sekali atau berkreasi membuat perpaduan sana-sini. Begitu pula dengan pengetahuan akan bahan bangunan. Material apa saja yang dibutuhkan sesuai dengan dana yang disediakan. Termasuk kecenderungan kenaikan harga.

 

Perencanaan berjangka

Perencanaan berjangka perlu dibuat untuk mengantisipasi perkembangan yang terjadi di kemudian hari. Sebuah keluarga akan bertumbuh, baik secara fisik maupun kebutuhan. Misalnya saat perencanaan pembangunan rumah, keluarga baru terdiri dari dua orang. Dalam perkembangan perlu dipikirkan untuk hadirnya anak-anak. Kebutuhanan anak dalam usia sekolah dengan kuliah juga berbeda. Bisa jadi suatu saat dibutuhkan ruang perpustakaan atau home theatre. Dalam perkembangannya mungkin akan menjalankan bisnis dari rumah. Pendek kata, harapan masa depan diwujudkan dalam sebuah perencaan jangka menengah dan panjang yang lebih terukur. 

 

Termasuk di dalamnya adalah kemungkinan untuk pindah dan menjual properti. Yang artinya pemilihan desain dan material harus menimbang nilai akhir dari rumah pada kurun nun jauh di depan. Uniknya, semua rancangan rumah di Sobat Bangun adalah rumah tumbuh. Sehingga mudah untuk dikembangkan di masa depan.

 

Mencari referensi komponen dalam rumah

Menentukan model rumah sudah dilakukan. Bagaimana dengan suasana yang ingin dibangun? Perabot dan or